Sumatera Utara


Rintik-rintik hujan menaburi kaca
Jendela kamarku
Seiring datang rinduku padamu
Kau yang jauh disana
Di pulau JAWA
Aku yang disini jauh berada di pulau SUMATERA
Walau seribu pulau coba memisahkan kita
Namun cintaku cintamu 'kan tetap bersatu
Rintik-rintik hujan
Selat Sunda ku arungi Krakatau aku seberangi
Demi dirimu mautpun ku hadapi
Sekali janji terucap tiada akan mundur lagi
Sebelum sampai aku ke seberang sana
Walaupun nyawa yang menjadi taruhannya
Kau yang jauh disana
Di pulau JAWA
Aku yang disini jauh berada di pulau Sumatera
Walau seribu pulau coba memisahkan kita
Namun cintaku cintamu 'kan tetap bersatu
Rintik-rintik hujan
Selat Sunda ku arungi Krakatau aku seberangi
Demi dirimu mautpun ku hadapi
Sekali janji terucap tiada akan mundur lagi
Sebelum sampai aku ke seberang sana
Walaupun nyawa yang menjadi taruhannya
Kau yang jauh disana
Di pulau Sumatera
Aku yang disini jauh berada di pulau Jawa
Walau seribu pulau coba memisahkan kita
Namun cintaku cintamu 'kan tetap bersatu
Rintik-rintik hujan

Sumber: Musixmatch
Penulis lagu: Caca Handika / Ganda Gz / Proen Aw

For me... The position in "java" turn to be opposite.(Tulisan pulau jawanya di balik jadi Sumatera) lirik sengaja gue edit dikit biar lebih related sama gue.🤭🙏,maapin ye kang caca handika🙏🙏.Seperti yang sudah di "Plotwist" Kan di sosmed gue, yang follow twitter dan berteman di fb gue pasti paham. Jadi di blog gue kali ini gue pengen cerita gak tau kenapa kok pengen nulis tentang Sumatera Utara dan Jawa. Gue mencoba untuk samarkan tempatnya supaya tidak lebih spesifik. Tanah kelahiran gue. Deh clue nya. Tempat dimana gue di lahirkan. Numpang lahir lebih tepatnya. Sesekali kadang ku sambangi tanah kelahiranku itu. Dengan berlibur kesana. Tapi ada baiknya gue tulis di bagian terakhir di blog ini. Karena berkaitan dengan ending. Kita bahas Sumatera Utara dulu. 

Sumatera Utara atau di singkat dengan Sumut. Secara total, Provinsi Sumatera Utara terdiri dari 33 kabupaten dan kota yang terbagi menjadi 25 kabupaten dan 8 kota. ( Sumber : www.kompas.com) secara personal harusnya gua nulisnya kota medan, dimana gue jalani kuliah di kota ini sekaligus tanah kelahiran nyokap gue. Disini juga selama 10 tahun gue jalanin hidup mulai dari tamat SMA, mulai dari suka duka, percintaan dan terluka campur aduk di kota ini. Tempat gue nemuin banyak inspirasi, teman, sahabat, cinta sejati dan.... 

Gue gk mau nyebut doi mantan. Lebih tempatnya kisah cinta terindah gue. Si gadis pantai. Entah kenapa beberapa hari ini gue gelisah berkenaan dengan kegelisahan gue juga yang sampai saat ini belum dapat pekerjaan tetap. Akhirnya kemaren sore lebih tepatnya gue dapat tawaran untuk merantau atau keluar dari zona nyaman. Kembali pulang ke tanah kelahiran. Meski gue besar dan tumbuh di Sumatera Utara ini. Ke2 provinsi ini begitu berkesan bagi gue pribadi. Gue di kasih waktu 3 hari buat nentuin masa depan gue. I always talk about myhometown include, mystyle in write this blog. My ussually listening podcast we belong in that city. The major city of my country. Harusnya gue seneng. Tapi gue gak yakin seratus persen seperti yang loe pada tau semua usia gue yang gk muda lagi uda 30. Untuk di jakarta mungkin kategori angka tersebut belum terbilang tua. Seneng sekaligus sedih. Sempat terbersit cita2 dan ancang2 yang uda gue susun. Tapi begitulah hidup kadang gak sesuai Sama apa yang kita inginkan tapi apa yang kita butuhkan. Hikmahnya adalah gue jadi dekat dengan nyokap dan adek2 gue dsna. Dan si doi seperti yang kita tau bersama juga berada di kota sana. Bukan cuma dia sih. Ada juga mantan gue yang gak terlalu berkesan emang. Tapi masih sering kontek2an. Dia anak siantar. Gue kenal doi juga pas uda tamat sma. Mimpi dan cita2 gue yang besar pengen besarin siantar ternyata fakta di lapangan berbeda. Gue coba kontak beberapa kolega disini hasilnya nothing. Entah karena gue gk sabar atau karena sistem mereka yang terlalu santai yang mungkin menurut gue pribadi sangat bertolak belakang dengan sistem kerja gue. Mungkin ini jadi destinasi cerita gue selanjutnya. Yang mungkin harus gue ambil. Ada pernah bilang. Bahwa kita harus keluar dari zona nyaman. Lebih tepatnya kalimatnya seperti ini. (biar lebih spesifik) " Kamu harus melepaskan kotamu yang  dan pergi ke alam liar agar kamu kerja keras dan dengan resiko yang besar. Semangat berjuang di dunia nyata." Sumber : CS. (Nama di singkat aja). 

Kenapa gue pengen nulis Sumatera Utara, bukan siantar, bukan medan tempat kami bertemu, atau sibolga atau Tapanuli tengah, simalungun. Karena terlalu banyak destinasi di sumut ini gue pengen masukin ya da sekalian aja gue buat judul besarnya Sumatera Utara. Gue juga gak berusaha menjadi orang lain dengan sok ngasi2 sajak dengan menyamarkan maksud dan tujuan gue nulis blog ini. Gue berusaha jadi diri gue sendiri. Terus kalau di tanya kenapa gue nulis gue untuk nyebutin diri sendiri, itu emang sengaja di plotwist kan. Biar kalian para pembaca tetap penasaran dengan blog ini. Dan suatu hari nanti mungkin gue cuma reveal kenapa. Sibolga merupakan kota terkecil di provinsi sumatera utara. Layaknya kota siantar, yang di kelilingi kabupaten Simalungun, sibolga juga di kelilingi kabupaten yaitu Tapanuli tengah atau biasa kami bilang di sini dengan sebutan tapteng. Sebenernya gak terlalu mirip. Tapi gue mau sangkal itu semua atas nama cinta yang beda tetap bisa bersama titik. No debate. 🤭 kalau kata nenek gue mah kalau uda cinta taik gigik rasa coklat. Dan supaya blog ini tetap ada rasanya. Tidak melulu gue curhat yang sedih2. Emang sih kalau hidup terlalu nyaman kadang susah nemu ide buat nyari premis nulis materi tentang blog ini. Makanya walau kadang gue sebel tinggal di rumah bou gue ini hikmahnya gue tetap bisa dapat inspirasi nulis. Sibolga punya tempatnya sendiri di hidup gue. Selain orang yang gue sayang kampung halamannya disana, ada keistimewaan lain. Walau gue baru beberapa kali disana. Dan bahkan gue punya mimpi yang besar untuk bangun pariwisata disana. Ya walau mungkin mimpi itu masih jauh. Tapi gak papalah mimpi aja dulu sembari berusaha dan berdoa semoga bisa segera terwujud. Coz myreal passion is about tourism. Bismillah semoga bisa. Keistimewaan lain itu adalah bokap gue dulu sering bolak balik siantar Sibolga jaman gue masih SD. Doi cari makannya disana. Dan mengingatkan gue proses jatuh bangun dia ristis usaha dia. Buat ngebangun keluarga dia. Dan bisa sampai di tahap saat ini sekarang. Dan sekarang mungkin giliran gue yang menorehkan sejarah itu. Walau seperti terlambat. Tapi gak papa gak ada yang terlambat asal kita tekun dan tetap mau berusaha. Sumber kekayaannya juga banyak selain pariwisatanya yang apik. Gue juga punya duta wisatanya kemaren yang mungkin mimpinya sama sama gue. Pengen besarkan pariwisata kampung halamanya. Gue yakin itu mimpi dia dan yang selalu doi omongin. Dalam hati kecilnya pasti masih pengen buat mewujudkan mimpinya tersebut. Oh ya blog ini sengaja gue tulis panjang supaya para pembaca yang bener- bener solid dan militan yang bakal ceritain sampai habis cerita gue ini. Sesuai dengan nama Twitter gue "Si Susah Move On" Dan gue bucin parah sebenernya orangnya. Permasalahanya gue gak punya pasangan. Kan gk mungkin menyadang gelar bucin kan. Makanya gue kasih nama itu aja. Aslinya sih gak ngarep2 banget juga ya kan. Tapi mau gimana, gue juga kadang bingung. Sekuat apapun kita berusaha kalau emang namanya belum jodoh belum rejeki yang gk bakal dapat. Dan justru sebaliknya seenggak berusaha berusaha banget kita, kita gak pengen bahkan buat balik ke dia, kalau uda uda katanya jodoh yang pasti jodoh. Sekeras apapun kita berusaha ngelupain doi. Tetap aja di kasih jalan gak tau kapan datangnya itu jalan. Makanya ya di nikmati aja. Gue juga uda di kasih waktu buat berjuang selama 10 tahun di medan ya rejekinya emang sampai disini. Mungkin ini saatnya gue dengerin omongan bokap gue setelah dahulu gue di arahin buat jadi tentara gue malah membangkang pengen jadi anak band. Pengen kuliah. Di arahkan merantau ke Jakarta dulu biar kerja di kapal (voyager) kapal mewah yang berlayar antar negara. (Kalau lu pada gk tau searching aja di google). Ada mallnya pokoknya di dalam kapal tersebut, uda kebayanglahnya gimana mewahnya tu kapal. Gue nolak. Gue malah lebih memilih kerja di PT. Garuda Indonesia yang dulu jadi sponsor resmi tim favorite gue liverpool. Dan begini lah gue sekarang. Tapi itu semua uda lewat gak ada gunanya menyesali apa yang sudah berlalu. Jadikan pelajaran pahit dalam hidup dan jangan sampai mengulang kesalahan yang sama. Waktu sukses orang itu beda2 masanya. Setiap masa ada orangnya setiap orang ada masanya. Gitu lah pepatah yang pernah gue denger. 

Sejauh ini gue sih belum yakin sama pilihan yang di kasih bokap. Tapi mau gimana lagi. Gue juga uda buka akses buat di sini. Gue gak kunjung dapat hasil yang positif. Mungkin uda saatnya gue dengerin orang yang selalu nasehatin gue mulai dari gue lahir sampai gue sebesar sekarang. Satu2nya kebanggaan yang bisa gue capai adalah wisuda gue yang gak seberapa itu. Itu pun harus gue selesai kan dengan waktu yang cukup lama. Jadi gue bertekad gak mau gagal lagi. Semoga pilihan gue kali ini tepat. Makanya dengan itu hari ini gue putuskan. Dengan mengucapkan "bismillahirahmanirohim" Insha Allah gue siap. Dengan segala konsekuensi. Dan gue juga memutuskannnya dengan penuh pertimbangan. Gak seperti ngambil putusan kayak kemaren. Gue mikir sih gapapalah gue gembel di ibu kota asal jangan gembel di kampung sendiri. Gue juga banyak sharing minta doa sama nyokap gue. Mungkin uda saatnya. Selain gue gak punya pilihan lagi. Kalaupun gagal lagi nanti gue uda siap. Dan emang begitulah hidup kita harus berani ambil resiko dan apapun konskuensinya. Semoga pilihan yang gue ambil ini keputusan yang paling tepat. Meski gue tau ini bukan keputusan yang mudah. Dan gue siap fight. Seperti judul blog gue. At least gue uda berusaha buat dekat sama nyokap gue dan.... You know lah. Terus masalah bagaimana nanti jalanin aja dulu. Entar kita liat nanti. Sekali terjun jangan tanggung mandi sekalian. Sambil menyelam minum air. Wkwkw makin gak nyambung pepatahnya. Gapapa deh air2 juga identik dengan pantai dan impian gue. Si gadis pantai. Bukan doi lagi namanya gue uda punya namanya yang baru yaitu " Si gadis pantai." Buat kamu yang disana bantu aku berjuang dengan do'ain aku. Aku gak tau bagaimana akhirnya ini nanti. Dan gue juga gak tau loe gimana sekarang, lagi dekat sama siapa, apa yang lagi loe pikirin. Gue gak tau gue gk paham. Yang jelas gue mutusin buat perjuangin loe. Paling enggak gue berusaha sembari gue berdoa. Gue cuma mau selesain cerita kita yang belum selesai. Bagaimana ending dari cerita dari perjalan hidup "Catatan Seorang Fighter". Kalau kata orang sih. Berjuang aja dulu. Gitu lah hidup. Sesekali harus ada tantangannya, katanya fighter, katanya kopites. Liverpool bisa jadi kayak sekarang tetap loe dukung kan. Begitu juga hidup. Ambil nilai-nilai positif dari apa yang loe sukai dan dari apa yang loe cintai. 

Mungkin segini dulu blog gue kali ini. Gue sih pengennya nulis lebih panjang lagi. Tapi ada padanya karena waktu gue sekarang juga gak sebebas dulu waktu di medan dan penggaguran. Dan gue juga mau minta maaf sama kalian semua parabaca. Oh ya namanya kalian saya resmikan sekarang adalah parabaca. Terinsipirasi dari aplikasi noice dan sapaan buat pendengarnya. Eh gak usah di resmikan deng. CSFriends juga keren. Buat kalian pilih deh. Comment di bawah kalo ada kritik dan saran. Seperti biasa akhir kata gue undur pamit. Assalamualaikum wr wb. #SalamsYukses #bloglawak2 #blogviral.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

daily jurnal 4 November 2020

from medan with love #YNWA

daily jurnal 1 November 2020 (The meeting)