Fototropisme


The best thing about tonight's that we're not fighting
It couldn't be that we have been this way before
I know you don't think that I am trying
I know you're wearing thin down to the core
But hold your breath
Because tonight will be the night that I will fall for you
Over again
Don't make me change my mind
Or I won't live to see another day
I swear its true
Because a girl like you is impossible to find
You're impossible to find. 

Sumber: LyricFind
Penulis lagu: John Vesely
Lirik Fall for You © Sony/ATV Music Publishing LLC

The song who always remembering me about our first song. 

Aku beri judul blog ini dengan "Fototropisme" Gak tau nyambung atau enggak di sambung2in aja lah. Begitulah perasaan yang ku rasakan saat ini campur aduk saat tau kenyataan hidup emang benar pahit adanya. Kenapa aku beri judul begitu karena sesuai dengan pengertian dari istilah tersebut. Intinya tumbuhan akan selalu mengikuti cahaya matahari. Selain jadi kiasan untuk menyamarkan makna dan perasaan aku menulis blog ini. Bukan mau sok2 misterius tapi ya begini lah adanya. Aku pengen mengekspresikan apa yang aku rasa nama aku tak bisa. Masa curhat di sosial media. Emang masih jaman gitu galau-galau di sosmed. Untung aku punya media ini. Yang mungkin ketika aku menuliskan ini aku dapat menumpahkan semua perasaan yang aku rasakan. Dan aku harap suatu saat ini ketika keadaan bisa menjadi lebih baik aku akan baca ini, bersama orang-orang yang benar-benar peduli denganku. Tanpa syarat, tanpa kewajiban tapi memang tulus ikhlas menyayangiku. Aku sadar ketika kita di bawah takkan ada seorangpun yang mendengarkanmu. Dan aku gak pernah terfikir orang-orang terdekatku sampai tega seperti ini. Yang awalnya aku kira merekalah penyelamatku. Tapi ternyata aku salah. Tak orang yang benar-benar tulus mampu meyayangi kita. Tak ada satupun di dunia ini. 

Oh Tuhan jika memang benar ini jalan-Mu untuk membuatku lebih baik. Pliss. Tunjukanlah kami jalan yang lurus Tuhan. Ya Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Maha Pemberi dan maha mendengarkan. Bantulah hamba Ya Allah. Kini aku tak berdaya. Tak punya siapa-siapa selain diri-Mu ya Allah. Bantulah hamba... Beri hamba kekuatan. Untuk bisa melewati semua ini. Dengan lapang dada dan penuh ke-Ikhlasan. Jangan sampai hamba salah jalan Ya Tuhanku yang Maha Agung. Hamba sadar ini semua jalanmu agar hamba bisa jadi makhlukmu yang lebih baik lagi. 

Entah sebagai sepasang kekasih atau sebagai seorang yang pernah saling mengenal. Bukan aku tak berusaha. Namun aku juga tak bisa menolak takdir. Layaknya tumbuhan dia akan selalu mengikuti kemana arah cahaya matahari. Itulah kenapa aku beri judul blog ini "Fototropisme" Biar sedikit ilmiah. Dan sebagai idealisku dalam menulis blog ini. Biar di anggap keren aja sih pake-pake istilah ilmiah. Biasanya juga aku pake judul clickbait. Tapi makin sering menulis aku makin sadar gak baik juga terlalu mengekspos kehidupan pribadi. Blog ini bukan cuma tentang kamu. Sedikit banyaknya tetap kamu ada dampak dan pengaruhnya buat hidup aku kan. Dan sengaja aku kasih gimmick itu biar blog ini lebih menarik. Si susah moveon yang berjuang mengejar cintanya sampai ke seberang pulau. Aku juga gk pengen di kirim kesana. Tapi apa yang di persatukan Tuhan gak bisa di pisahkan manusia. Gitu kan pepatah yang selalu mereka ucapkan. Dan aku juga bilang di awal (Tanpa menyebut nama). Kalaupun kamu memilih untuk tetap seperti ini aku bisa apa. Paling aku hanya bisa melanjutkan kisah ini tanpa ada kamu di dalamnya. Dan ingat selalu : gak da yang pernah salah dalam suatu hubungan cinta. Yang salah adalah pelakunya. Cinta gak pernah salah. Sekuat apapun kita berusaha mempertahankan atau sebaliknya. Kita manusia hanya bisa berusaha. Aku cuma pengen jujur dalam menulis materi di blog ini. Aku juga gk sengaja liat postinganmu karena tiba-tiba aku teringat diriku ketika ayahku memberikan tawaran ini. Aku gak punya banyak pilihan. Usia kita tak muda lagi. Kalau pun aku harus memendam rasa ini ya itu mungkin uda jadi bagian dari diriku. Meski tak terbalas. Karena sejatinya cinta yang tulus emang gak harus memiliki. 

Mungkin aku memulai blog ini dengan tentang diriku. Bahkan "adam" yang sudah hidup di syurganya Allah yang sudah memiliki kehidupan sempurna di sana masih di kasih "Hawa" Sama Allah biar ada yang menemani. "Jika memang dirimulah tulang rusukku
Kau akan kembali
Pada tubuh ini
Ku akan tua dan mati
Dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini. " By : last child - Seluruh nafas ini. 

Ketika Zulaikha mengejar yusuf. Yusuf menjauhinya. Ketika Zulaikha mengejar cinta Allah, Allah datangkan Yusuf padanya. 

Untuk kalian yang mempunyai mimpi. Begitulah seharusnya mimpi itu di kejar dan di raih. Berjuanglah untuk dirimu sendiri di jalan Allah tentunya berharaplah hanya kepada Allah supaya kalian tidak kecewa. Mungkin aku tidak seberuntung itu. Dan mungkin memang takdirku begini. Supaya tetap ada contoh. Dan mungkin kalau pun aku tak begini mungkin blog ini gak akan tercipta. Bahwa dari sebuah tragedi kita tetap bisa dapat hikmah. Sekaligus jadi premis. Sang si anak gunung yang berjuang mencari ending dari cerita ini. Supaya tetap ada daya tarik dari blog ini. Silahkan ambil yang baik-baik nya dan yang tidak baiknya cukup kalian baca dan kalian petik hikmahnya. 

Aku jadi teringat caption yang pernah di tuliskan adik junior ku yang merupakan adik favorite ku di komunitas. Dia pernah buat gini " Melalang buanalah kemanapun, kapanpun, dengan siapapun tanpa meninggalkan jejak pijakan kaki yang sesungguhnya, hingga buanamu melihat betapa keras suatu perjuangan yang selama ini dianggap mudah mata sinis tanpa dosa. Tunggu digaris finish, akan kupastikan kau takkan sia-sia pernah membantuku. #salamperjuangan"

Sepintas mengingatkanku padamu, yang rajin membaca dan suka menulis tulisan indah di caption merupakan persamaan kalian berdua. Aku juga terinspirasi pengen bikin blog ini ya juga karena kalian. Sang puitis. Sempat terpikirku ingin menjadikannya orang spesial di hati ini. Namun aku tak sampai hati karena aku tau aku bukan orang yang baik selepas kepergianmu. Jiwaku masih melalangbuana. Rasa sayangku padanya hanyalah sebatas abang dan adik. Aku juga sadar dia hidup di medan ini bukan tanpa perjuangan. Sama sepertimu yang berjuang untuk bertahan hidup karena kalian sadar meskipun orang tua kalian susah anaknya harus sarjana. Dan dia sayang mirip denganku dan juga dirimu. Aku juga takkan tega jika aku harus sampai melukai perasaannya. Anak yang sangat berbakat namun dia juga tak sempurna. Waktunya tak banyak jika harus di bagi lagi dengan perkumpulan kami. Aku bisa mengerti perjuangannya yang berkuliah sekaligus bekerja mengajar di sela2 waktu kosongnya. Namun kami sempat punya cerita sendiri ketika kami harus pergi ke siantar untuk mengisi acaranya di museum simalungun. Dari sana aku cukup mengenal karakternya. Aku ingin menyebutkan nama tapi ada baiknya agar tetap di samarkan saja. Untukmu adik junior I, sukses selalu untukmu dek, abang tau kau berbakat dan skill yang mungkin orang di perkumpulan kita tak menyadarinya. Atau bahkan memang waktu yang belum bisa mengizinkan kita untuk bisa berjuang bersama. Abang berharap tentunya kau bisa terus mengembangkan dirimu. Abang tau kau masih tetap memperhatikan abang dan mungkin tulisan ini. Good luck untuk tahun ini semoga bisa segera menyusul abg wisuda segera. Dan bisa membuat orang tuamu bahagia dan bangga. Selamat berjuang adik. Doaku yang terbaik untukmu. Semoga kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti dan bisa sama-sama berjuang lagi. Senang bisa mengenalmu. Abang copy paste captionmu waktu kita hendak pergi ke siantar. Dan caption itu abang menyadari bahwa kau berbeda dengan yang lain. Bukan abang tak membanggakan adik adik yang lain. Tapi dirimu punya tempat special di hati ini. Abang beruntung bisa mengenalmu. Saling berbagi semangat dan motivasi. 

Di paragraf terakhir ini, biar blog ini gak kepanjangan juga. Aku tulis blog ini dengan rasa sakit yang mendalam bukan hanya di dalam hati namun sekarang uda sampai ke fisik. Jumat, 8 Januari 2021. Aku niatkan untuk balek ke medan karena ibuku lagi ada di medan. Dan ketepatan juga temanku mengadakan pesta pernikahannya. Sudah aku niatkan dari awal tapi apa daya. Seminggu ini aku juga uda berusaha bekerja untuk ongkosku balek ke medan sampai aku harus bergadang. Alhasil karena terlalu sibuk bekerja uang aku dapat eh akunya jadi tumbang. Maafkan aku kawan. Aku belum bisa hadir di hari bahagiamu. Dan untukmu ibuku. Maa, abg pengen kali jumpa sama mama. Ingin rasanya abg bersujud, menangis di pangkuanmu. Maafkan abang selama ini belum jadi anak yang baik. Mungkin ini hukuman yang harus abg hadapi. Semoga mama selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Abg sayang mama selalu maak. Maafkan anakmu ini. Do'ain abg maa. Biar di mudahkan selaga urusan dan bisa berhasil dalam hidup. Mungkin segini dulu yang bisa di share dan tulis dalam blog kali ini, inti dari blog ini yang gue rasain masih campur aduk gak menentu. Gue juga masih bimbang mau release ini blog apa enggak. Perasaan masih dikit, tapi sepertinya masih kurang. Pesan dari blog ini sayangi ke 2 orang tua kalian selagi masih hidup. Terutama ibu, rasul juga bersabda kan 3 kali di sebut ibumu, ibumu, ibumu, baru ayahmu. Kalau kita mau berhasil dalam hidup di dunia maupun di akhirat nanti. Di awal gue pengen nulis, bagaimana tetap memberi rasa dalam tulisan ini supaya tetap ada rasa di dalamnya. Di akhir gue sadar sebelum masuk ke rasa di fondasinya harus kuat dulu. Ketika kita punya keinginan yang kuat dan dalam tanpa restu ibu tanpa restu orang tua kita gak bisa sukses. Sayangi ibu kalian. Kalau orang tua uda ridho insha Allah bisa berhasil. Setinggi apapun cita2 dan keinginan kita kalau dasarnya belum kuat. Tetap aja goyah nnti di tengah jalan. Silahkan di ambil yang baik-baik nya. Yang gk baiknya jadikan pelajaran. Gue ferdo saragih undur pamit. Assalamualaikum wr.wb. #salamsyukses #bloglawak2 #blogviral 🙏🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

daily jurnal 4 November 2020

from medan with love #YNWA

daily jurnal 1 November 2020 (The meeting)