bab 3 story of mylife : awal terbentuk the chakieze
video jam kembali stelah 8 tahun tak bertemuBetapa senangnya hatiku akhirnya tim yang aku impi-impikan sudah pelan2 terkumpul. Sejak pertemuan di rumah irfan alias basecamp kami, sejak saat itu aku mengenal akrab mereka dan pelan2 kami menjadi akrab dan menjadi 1 tim yg solid. Bercanda gurau. Terutama gitaris ku jacky yg memang karakteristiknya lucu dan menyenangkan. Sedangkan abay drummer lebih santai yg memang tidak terlalu menonjol dalam tim kami. Ber4 ini kami sepakati band kami dengan nama The chakieze. Sebenernya the chakieze sudah lama terbentuk. Aku hanya melengkapi formasi yg kurang menjadi 1 perpaduan yg unik. Nama the chakieze sendiri adalah singkatan dari "Cangkung Kurus abiezz" Gitu lah kira2 sejarah yg ku dengar dari jacky dan kawan yg memang dulu membentuk band tersebut. Sudah sempat beberapa kali manggung di gigs2 biasa dan nama kami melambung setelah tampil di pensi sekolahku. Suatu kebanggaan tersendiri bagiku. Dan memang pada jaman itu band2 di siantar para punggawa2 band bertebaran dimana2, dimana mimpi mereka menjadi penghibur di atas panggung adalah suatu kebanggaan. Singkat cerita setelah terbentuk dan rutin latihan setiap minggunya yg pada saat itu kami sering ngumpul juga di rumah abay. Dekat sekolah mtsku dulu di samping mesjid raya kota pematang siantar. Nama sekolah ku dulu adalah mts alwashliyah. Jadi orang tua abay dulunya berjualan di sekolahku. Aku sering jajan mie sornop ketika waktu istirahat tiba. Nah di depan sekolah mts ku dulu ada lapangan bola dan di pinggir lapangan bola itu lah ada beberapa lapak jualan. Sedikit flashback ke jaman SMP dulu background story yg sebenernya aku sudah lumayan mengenal orang tua teman band ku itu. Abay juga bukan lahir dari keluarga yg kaya. Namun dia hidup dengan keluarga yg harmonis dengan banyak saudara. Kami sering nongkrong pulang sekolah sembari menunggu latihan, di rumahnya. Karena pada saat itu sekolah kami berbeda dengan jacky si gitaris. Dan memang rumah Jacky juga gk jauh dari rumah abay. Mereka teman dari kecil. Jadi memang sudah akrab. Irfan juga teman kecil mereka. Karena sering ngumpul di rumah abay kami pun juga jadi akrab dengan keluarganya yg notabene orang timbang galung itu adalah Suku Mandailing yg terkenal dengan kelucuan dan kesederhanaan mereka. Tak jarang juga kadang kami makan karena kelaperan sepulang sekolah. Akrab dengan orangtuanya dan saudara2 abay. Adik, kakak dan abangnya abay. Keluarga abay mendukung penuh bakat dan apa yg di cita2kan abay dan kami semua yaitu menjadi band. Sedikit cerita tentang jacky dan background keluarganya tidak terlalu semanis abay. Jacky tinggal di rumah tante adik dari ayahnya. Ayahnya jacky juga single parent tidak tinggal dengan istrinya lagi. Dia sering di kirimin uang oleh kakaknya yg berada di Cirebon. Aku tidak terlalu ingat background story keluarganya yg jelas dia tinggal bersama tantenya. Begitulah sepenggal kisah tentang keluarganya jacky. Namun jacky bukan lah anak yang pemurung. Meskipun dia tinggal di rumah tante dan keluarganya tidak seharmonis yg lain jacky tetaplah anak yg baik di rumah dan periang. Kami sebagai teman2nya juga kadang lupa kalau dia tidak seberuntung kami. Saking lucunya dia menutupi kesedihannya karena memang kami juga masih kecil di kala itu, yg kami lakukan hanyalah bermain dan tidak terlalu memusingkan kehidupan di rumah. Kami juga bukan anak yg baik2 juga di luar kami cukup aktif dan di rumah kami pribadi yg berbeda. Sedikit cerita tentang irfan sebelum pindah ke rumah mereka yg sekarang irfan tinggal di rumah nenek dari ibunya. Bersama ayah, ibu, dan adik perempuannya. Dan juga bibinya. Dan memang rencana keluarga irfan adalah pindah ke rumah mereka sendiri yg pada akhirnya irfan dan keluarganya membangun rumah di daerah dekat rumahku. Sejak saat itu kami menjadi akrab. Aku dan irfan. Jacky dan abay. Perjuangan kami ngeband juga gk di bilang mudah. Kami bertemu seminggu 2 kali di hari rabu dan sabtu. Klo rabu kami latihan di rumah halaman rumah abay. Yg di kenal dengan istilah "Ngopong" Ngopong itu adalah latihan sebelum latihan di studio. Karena pada saat itu studio latihan kan bayar perjam nya. Kami kumpulkan dari sisa uang jajan kami ber4. Jadi di ngopong itulah kami padatkan agar lebih lancar ketika nnti sudah di studio band. Supaya lebih rampung. Jadi di hari sabtu waktu kami latihan di studio sudah padu padan istilahnya, nah pas latihan studio juga kami sering latihan koreo aksi panggung. Jadi waktu 1 jam di studio itu kami manfaatkan untuk belajar aksi panggung dan memantapkan lagi apa yg sudah kami kopongkan rabu kemaren. Gtu lah kita proses latihan kami. Kadang juga kami jalan menuju tempat studio band. Karena di antara kami berempat cuma irfan yg udah punya kreta. Bahkan sempat di langsir2 , sebelum akhirnya kami bisa latihan menggunakan kendaraan kami masing2. Singkat cerita seiring dengan berjalannya waktu di sela2 kesibukan ku sebagai anak band aku juga aktif di organisasi sekolah yaitu PMR. Palang merah remaja sma Negeri 1 pematang siantar. Dstu lah kami bertemu 1 personel tambahan yg bernama rahmad. Pada awalnya rahmad adalah personel band yg akan mengikuti audisi seleksi untuk pensi di band sekolah. Yg aku bentuk bersama irfan. Nah karena kemungkinanya kecil untuk lolos, jadi kami memutuskan untuk mengikuti 2 audisi band. Band sekolahku bersama rahmad. Dan bandku bersama anak2 the chakieze. Secara pribadi aku lebih pede memang latihan dan lebih serius bersama the chakieze yg memang sudah lebih lama terbentuk dan lebih solid. Namun setelah pengumuman audisi di umumkan alhasil the chakieze lolos sedangkan band sekolahku bersama rahmad gk lolos. Jujur dari hasil audisi itu aku emang gk yakin bandku bersama rahmad bakal bisa lolos diantara kami yg serius mengikuti latihan cuma aku, rahmad dan irfan saja. Melihat kegigihan rahmad yg ingin sekali manggung di pensi sekolah kami, aku dan irfan sepakat untuk memperkenalkan rahmad dengan personel the chakieze lainnya. Yaitu abay dan jacky. Begitulah awal terbentuknya formasi the chakieze yg baru. Yg awalnya irfan di bass, bergeser menjadi gitaris 2 yg memang merupakan cinta irfan juga menjadi seorang gitaris. Jadi formasi yg baru jacky leader band sekaligus lead guitar, abay drummer, aku vokalist, irfan guitar 2 dan rahmad basis. Resmi lah kami formasi baru dan sejak saat itu kami menjadi kompak ber5. Dengan kekuatan seadanya. Sering jemput rahmad juga karena rahmad juga kala itu harus bekerja sepulang sekolah untuk membiayai hidupnya. Dia kerja serabutan agar bisa punya uang jajan sekolah dan untuk latihan band. Namun juga gigih mengejar cita2nya menjadi seorang anak band. Nah di formasi yg baru ini kami lebih solid lebih rapi mainnya dari segi nada dan irama. Singkat cerita tiba lah saatnya hari pensi tiba. Pensi yang rutin di adakan setiap tahunnya dengan panitia anak kelas 2 memberikan persembahan acara untuk kalau kelas 3 yang sudah melewati tahap ujian nasional sekaligus ajang pamer ku terhadap bandku yg lama dan orang2 yg sudah meremehkan kami. Dan kami memang juga sudah mempersiapkan aksi panggung kami. Kala itu lagu yg kami bawakan adalah lagu gaby aransemen the chakieze di padukan dengan irama cannon rock.lagu bendera dari coklat. Sebenernya abay juga bagian dari panitia karena dia juga kelas 2 sma, 1angkatan adikku bella dan genksnya yg menjadi panitia. Setiap band sebenernya hanya di perbolehkan menyanyi 2 lagu. Di akhir acara kami naik panggung lagi mewakili panitia dan menyanyikan lagu meraih mimpi by j-rock. Masih terngiang jelas di benakku masa2 terbaik smaku dulu. Belum termasuk kisah cinta dan dilema band kami. Kisah asmara kami dengan groupis kami. Di bab selanjutnya akan aku cerita kisah perjalan band kami setelah pensi dan kisah asmara kami dengan groupis kami. Kenapa kami bsa bawa lagu terakhir mewakili para panitia, karena adanya kisah asmara antar beberapa personel the chakieze dan beberapa panitia bidadari sekolah pada waktu itu bella dan ganksnya. Yg memang terbilang bintang sekolah pada saat kami sekolah dulu. Sekian dulu cerita pada bab ini. #salamsyukses 🔥🔥
Komentar
Posting Komentar